About my Blog

Coffee cup atau cangkir kopi dalam bahasa indonesia memiliki makna dan filosofi yang cukup mendalam dalam hidup saya "sederhana" dan "nerimo". Cangkir yang tak pernah mementahkan isinya seirama dengan salah satu filosofi orang jawa yaitu "nerimo" semua yang dituangkan oleh sang pencipta atas hasil kerja maksimal yang telah kita usahakan, selain itu juga berarti menampung segala aspirasi,pendapat,ucapan,opini,dan bahkan curcol orang orang terdekat kita.. yah hidup ini akan makin bermakna bila keberadaan kita bisa menjadi bermakna dan berguna bagi orang lain, sahabat, teman,dan terutama keluarga

Kamis, 27 Juni 2013

Program RamadhanCeria GresikBerbagi


Kawan.. mau ramadanmu lebih berarti?
Yuk gabung menjadi relawan Program RamadanCeria GresikBerbagi...!!!
Jadi, rencananya saat ramadan nanti, GresikBerbagi mau mengadakan beberapa events yang tergabung dalam program #RamadhanCeria. Diantaranya adalah garage sale, grebeg masjid, dan buka bersama 100 anak yatim di gresik.
Garage sale akan menjual barang-barang baru atau bekas yg masih layak pakai. Hasil penjualannya akan dipergunakan untuk acara BuBer 100 anak yatim.
Kita juga bekerjasama dengan @otakatekgresik dan @nolimitwear dengan menjual kaos dan suvernir berbagi, untuk anak-anak yatim di gresik.
Pada event Grebeg masjid, kita akan memberikan bantuan ke 2 masjid di sekitar gresik yg memiliki TPQ, dan buka bersama masyarakat disana.
Sedangkan untuk acara Buber 100 anak yatim akan diadakan di minggu terakhir ramadan. Akan ada nonton film bareng, kultum, games, buber dan pembagian santunan bagi anak-anak yatim
Nah, acaranya seru kan? Karena itu kami membuka kesempatan bagi kawan-kawan semua yang bersedia menjadi relawan buat ikut meramaikan program ini.
Formulir pendaftarannya bisa didonlot di ~>
http://www.mediafire.com/?496tbd53o82iym2
Jadi, tunggu apa lagi? Copas Url nya, download link nya, isi formulirnya, kirim balik, langsung Join..!!
Ayo, kita berbagi keceriaan pada anak-anak yatim di sekitar kita #RamadhanCeria = #RamadhanBerkah
Nb: bantu sebar kabar gembira ini ya kakak..
Published with Blogger-droid v2.0.10

Senin, 01 April 2013

My Teacher's Wedding - New Blog Project

Source

Tepatnya hari Jumat 29 Maret 2013. Bersamaan dengan kebiasaanku tiap tahun (ultah), pada hari itu Guru saya Amrullah Marzukimelafalkan Akad nikah di Mojokerto. Hahaha..Itu serasa Ultah dirayain orang banyak.

Alright, disini saya ga akan ngomongin apa yang terjadi selama hari jumat itu, tapi saya lagi mau ngomongin apa yang 3 orang rencanakan ,menjelang hari jumat itu. 3 orang itu adalah Guru saya (Amrullah Marzuki), Saya, dan *the special she (Feliciello).

Kami bertiga berencana bikin blog baru. Sebenarnya yang pengen itu pak Ustadz Aam (nama panggilan Beliau) tapi beliaunya agak kebingungan untuk  mengeksekusinya. Dan jadilah kita berdua (berdua aja, jangan ketambahan dan digantikan :p), Saya dan Feliciello menawarkan diri untuk mbantuin dalam proses eksekusi perancangan Blog.

Blog yang kita bikin ini adalah blog yang isinya masalah Ilmu Agama Islam. Jadi, akan  ada beberapa bab disana. Diantaranya seperti; Fiqh, Tasawuf, Tauhid, Budaya Islam,dll. Blog yang bakal mengambil  nama Surga ini akan ditampilkan dengan background yang se-sejuk mungkin dan bernuansa “ngademin”, mengapa? Ya seperti nama blognya, SURGA. Blog ini rencananya bakal launching tepat dihari yang sama saat Beliau menikah (Jumat 29-03-2013). Namun karena satu-dua hal akhirnya diputuskan untuk diundur dulu proses launching blog tersebut. Mungkin akan timbul beberapa pertanyaan, seperti "kenapa kok pake ditunda? Kenapa kok ga langsung posting aja?" Ya seperti yang dikatakaan diatas, karena ada satu-dua hal sehingga agak delay sebentar.

Dengan blog ini diharapkan nanti akan bisa menambah ilmu kita semua dalam hal agama. Mengingat ada 3 ilmu wajib yang harus dipelajari oleh orang islam. Diantaranya adalah: Fiqh, Tasawuf, dan Tauhid. Hukumnya Wajib kawan.

Dan nama blognya adalah…………… (Akan Muncul kalo udah Launching)

Kamis, 21 Maret 2013

Kampus - Kuliah

KAMPUS
Kalo Memang Anda Punya Uang, Silahkan
KULIAH
Kumpulkan Uang Langsung Isi Angka Harganya

Ga salah kalo sampe ada guyonan semacam itu diamini oleh banyak pihak. Alasannya klise, pendidikan kita (pada tingkat Perguruan tinggi) nggak lebih ramah dan toleran dibanding dari luar negeri.
Nggak semua (dikit doank. Red) PTN-PTS punya sistem kredit biaya kuliah. Padahal banyak PT overseas yg justru nawar-nawarin pendidikan gratis dan pembiayaan yang mudah.
Ironis ya? Yes it is. But, this is it, INDONESIA

Published with Blogger-droid v2.0.10

Rabu, 23 Januari 2013

Ruku'

Allahuakbar,
Tuhan, apakah akan Engkau anggap sebagai ruku' yang sesungguhnya
Saat hamba bungkukkan dhohir hamba kedepan
90derajat Lurus dan sedikit kebawah
Saat telapak tangan menyentuh lutut
Hamba lafadzkan kalimat pujian pujian atasmu
Subhana Robbiyal adzimi wabihamdi
maha suci tuhan yang maha agung, memuji aku kepadamu
Namun disaat yang sama tak jarang pikiran hamba berkelana
Bathin ini tak se ruku' Dhohirnya

Akankah kau catat itu sebagai amal?
Ataukah sebagai dosa orang munafik?
Saat ketundukan hamba dalam ruku' hanyalah benar dalam dhohir
Oh, sungguh hamba merasa tak ubahnya ruku' seorang penipu

Rabb, pantas kah hamba berpahala saat mengucap puji "Subhana Robbiyal adzimi wabihamdi" 17 kali setiap hari
namun dilain masa hamba protes dalam amarah akan takdir Mu?

Published with Blogger-droid v2.0.10

Preamble

Bismllahirrohmanirrohim
Dengan menyebut nama allah yang maha pengasih lagi maha penyayang
Alhamdulillaahi robbil 'alamiin
Segala puji bagi Allah, tuhan sekalian alam
Arrohmanirrohiim
Yang maha pengasih lagi maha penyayang

Rabb, kau ajarkan pada kami untuk menyebut namamu
Berucap basmalah tiap memulai laku
Berucap hamdalah tiap lepas laku
Agar teringat kami padaMu
Agar teringat bahwa tak secuilpun detak ini terjadi tanpa kehendakMu
Rabb,sadarkan otak angkuh ini
Sungguh, rabb..
Entah,Hamba apa hamba ini..
Hamba mengucapnya demi terlihat manis
Hamba melafalnya demi terkenal agamis
Yang berujung pada pujian bergerimis
Entah rabb, hamba macam apa hamba ini..

Rabb, entah hamba macam apa hamba ini
Kau penuh rohman didunia
Kau janjikan kami rohim Mu di akhirat
Namun tak jarang kami menyampahkannya
Seolah kami tak perlu lagi rohim Mu
Seolah kami berpaling dan menyembah perut-perut kami

Maaliki yaumiddiin
Penguasa hari pembalasan
Iyyaa kana'budu wa iyyaa kanash ta'iim
Hanya padamu kami mengabdi,dan hanya padamu lah kami bergantung

Allah,,Allah,,Allah
Apakah kami termasuk mereka yang percaya hari pembalasan?
Akankah kami termasuk yang selamat dari itu saat tingkah kami layaknya monyet yang lebih asik bergelantungan pada pohon-pohon dunia
Daripada bersimpuh dalam tangis dan ratap atas hina-dina dan dosa kami yang bahkan membuat Iblis ternganga akan cacahnya

Allah, aku berucap "akulah hambaMu, Kau lah Tuhanku"
Sering kali dalam sebuah duduk dan mengelus perutku
Dan jarang dalam sebuah sujud penuh ke hamba-an
Faghfirli ya robb..
Sungguh, Timbunan Amal yang aku busungkan tak sepadan dengan busuk dosa ku
Allah,Hanya engkau tempat kami bergantung

Ihdinash shiraathal mustaqiim
Shiraatalladziina an'amta 'alaihim, Ghairil maghdzuubi 'alaihim waladz dzolim

Engkau lah Al-Hadi,yang maha memberi petunjuk
Karena kami hanyalah para buta yang sok tau
Yang sok bisa melihat dengan hijab menempel dimata kami
Yang merasa tau apa yang terbaik buat diri kami
Lupa akan Engkau yang maha tahu
Allah,,
Kau selalu membimbing kami agar terlihat tebaran ayatMu di semesta ini
Namun kami yang menutup mata-telinga
Bahkan terkadang dengan sadar memilih jalan yang lain dari jalanMu, yaitu Jalan para lalim dan dholim

Allah, masihkah pantas cinta Mu untukku?

Published with Blogger-droid v2.0.10

Selasa, 22 Januari 2013

Namaku Olehmu

NA, Kau memanggilku dengan banyak nama
Kau panggil aku Rezza,Rezzadian,Kamu,syg,Korslet,Langka, dan entah satu lagi julukan yang aku lupa.

NA,Kau panggil aku Rezza
Dengan R yang selalu kau tulis dengan huruf kapital saat kita saling kirim PM dan sedikit berpaling dari percakapan pada sebuah grup
Tak jarang aku tersenyum membacanya. Kalau saja kau tau, lebih dari sekali kau mendinginkan ku saat aku tinggi dengan nama itu.
Kau mendamaikanku.

NA,Kadang kau juga memanggil nama ku cukup lengkap. Rezzadian. Itu 30% nama lengkap ku.
Dan malam itu, hampir tengah malam, hampir down dengan bahasamu yang cukup berliku. namun akhirnya kau buat ku tersenyum lagi.
Kau mendamaikanku.

NA,Kau sering memanggil ku Kamu.
Dalam setiap percakapan nyata maupun maya.
Well, akupun sering begitu. Semoga setelah ini aku dan kamu lebih sering tersenyum sambil berkata "kita". Amin.

Hahaha, dan semalam aku baru tau.
Kau menyebutku aneh,korslet,dan langka saat kau menceritakanku pada mama mu.
Dan kau sukses membuatku kaget-terbahak sendirian dikamarku.
Dan, NA,, kau pun sukses menambah daftar "unik" mu dalam list di sudut cerah rekaman otak ku.

Dan jarang sekali kau memanggil ku syg
Dan kita sepakat atas ketidakseringan itu
Ah, kini aku sudah mulai menyebut kita,dan dengan tersenyum. Allah memang pengabul doa ya NA,,
Kau tersenyum juga kan NA?

Published with Blogger-droid v2.0.10

Selasa, 08 Januari 2013

Gresik Berbagi Reach Mengare



Sunday, 30 December 2012
We held a meeting in our leader's house, in a sub-district region named Bungah Sub-District. A cloudy sky and sometimes it turned into rain, made some of us who were late become so wet. Our agenda that day was regular meeting and survey to a foster brother in a region called Mengare.
I have ever heard that region’s name before, once when I visited the house of my granny, she said that she has a relative there. Mengare became recently talked by my family when we’re talking about chips; some said that Mengare’s chips have an original and unique taste.
Only 2 of us (9 people) have ever visited Mengare. They said that this journey would be hard, the road is not wide enough, as normally wide as a road for one way car, the road located between people’s fishing pond. And guess what, everything is Correct! It is true! Moreover, it is a very deep inside-long way of Bungah Sub-District. It’s about 1 hour trip from Bungah to Mengare.
Along the way to go there, when our car met up with another car in that “not wide enough” road, one of them must stop and let another to pass by. It felt quite thrilling, although I’m not the one who drove the car (just taking picture :P #LOL). And finally our worry came true. When we met up with a car, the road is not enough and that car is ambles to the pond bank. All the boy in our car came out and helped to push the car ‘til it’s back on track.



“Not wide enough” road was not the only challenge for us, there’s one more challenge for us, the short-wooden-fragile look-not wide enough Bridge! Moreover, there’s a directly turning left/right road right after the bridge. So the driver must be a really skillful driver. And guess what? The bridge is more than three!
After asked some residences, finally we found the house that we wanted. Unluckily the foster brother’s parents are not around. We only had a chance to interview with the neighbor. They said that the foster brother were feasible to be helped. They said the parents have ever complained about the study tuition of their son. Moreover, the adik asuh have a brother who is also still study at school. Considering this condition, we felt that our long-thrilling journey here is not a waste, we really meant to help this two brothers.
It was getting dark. We should back as quickly as possible. Dark condition plus challenging road was not a good combination. Along the way back home, we forgot all the laugh and smile which accompanied us during the our way to go there. Each of us were busy with our pray for our safety. Because there’s almost no light along the road. Fortunately we were back home safely.
In my opinion, this trip was so awakening. That was the first time visit for me, Mengare, a village which was sooo remote, far from the city, although it is still in the same District as mine, Gresik. Dont expect any indomart/alfamart/Circle K, or even Seven-Eleven . I often complain because when i need to see a movie, i need to go to Surabaya first. So what about them? People who live in Mengare? Do they ever think about go to a movie theatre? I mean, even the sanitation is not that “standarized hygyne”.  So sad :(
So, are we giving up to go there again? Definitely Not! We’ll go there again. To give the scholarship fund for those two brothers and enjoying the view of natural beauty of Mengare! Wanna join?
Guys, you may see the indonesian version at icha's blog (published)
 this is a blogger-duet project. it's a rock! :))